Rabu, 28 Maret 2012

Aku Ada Untukmu


Ah.. rasanya aku udah bertahun tahun tidak pernah melukis tentang cinta
baru kemaren saja aku membuatnya ada..
apakah rasa ini telah tiada..
memilih dan mencari sang raja kata..
aku ada untukmu..
aku rasa ini untukmu..
dan mungkin aku akan selalu ada buatmu..
Dimana aku..
ruangan ini gelap..
ruangan ini senyap..
membangun dan menjunjung..
akhirnya aku tergelatak di atas kertas bertuliskan tinta emas..
“aku menunggumu sejak dulu, aku mengharapmu sejak dulu, tapi bisuku mendekapku, bisuku menyembunyikan nyaliku, dan hatiku terus menderu.., hatiku ingin kamu”
Aku mencintaimu.. dengan atau tanpa alasan yang tak pernah kau tau :) .

Seandainya



Ketika malam tak lagi berbintang
Ketika bulan tak lagi terlihat
Disaat itulah, hingga sekarang aku merindukanmu
Selama bintang selalu dapat kulihat
Selama bulan selalu menemaniku di malam yang gelap
Aku selalu bercerita kepada mereka
Aku merindukanmu..
Merindukan belaian lembut
Kasih sayang yang ingin selalu kurasakan darimu
Terkadang ku menangis
Sambil bercerita kepada bulan dan bintang
Tentang perasaan yang kupunya untukmu
Andai kau tahu rasa ini
Rasa yang sulit untuk ku hilangkan
Karena aku terlalu mencintaimu
Dan kini aku berharap kau kembali
Aku berharap sulit kau hilangkan pula diriku ini di hatimu
Agar kau senantiasa tak jauh dari diriku
Egokah aku?
Mencintaimu, berharap kau kembali
Dan semua ini, hanya SEANDAINYA..

Kesunyian Hati


terdiam aku dalam kesendirian malam
sendiri dan hanya terdiam membisu tanpa kata
merenug di kesendirian hatiku
kesunyian membawaku di ujung pekat malam
merengkuh dalam kesepian
semakin aku rasa aku hanyut dalam
ketidakpastian jalan hidupku
kenapa semua ini harus terjadi
telah banyak kita mengarungi mimpi”
yang dulu ingin kita gapai
apa itu akan kau sia-siakan
lelah sejujur hati ini
namun aku hanya memikirkanmu
aku merasa kehilanganmu
kehilanganmu tlah membuatku terpaku membisu
aku hanya butuh dirimu di sampingku
bukan sosok wajah yang baru
aku hanya inginkan kamu
yang dulu pernah singggah di ruang kecil
yang kini telah menjadi sepi
kini aku mengerti
ketidak hadiran dirimu untuk ku
aku bukan milikmu lagi di hatimu
kau tlah membuang jejak-jejak manis
kenangan kita yang lalu
sebelum aku jauh melangkah ke depan
kasih semoga kau bahagia dengan jalan
yang kau tempuh
maafkan aku jika aku tak pernah sempura
tuk memberimu kebahagiaan