Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Mei 2012

Jangan Lakukan Hal Ini Saat Anda Tidur

Manusia dapat bertahan 2 minggu tanpa makan, tetapi hanya bertahan 1 minggu saja tanpa istirahat. Tidur adalah waktu istirahat yang sangat baik, dengan tidur organ tubuh kita dapat beristirahat. Kekurangan tidur dapat merusak organ dan otak kita.
Ada 6 larangan dalam tidur:
1. JANGAN TIDUR MENGENAKAN JAM TANGAN. Jam bisa menimbulkan radioaktif, walaupun hanya sedikit, tapi kalau terlalu lama memakainya bisa berbahaya.
2. JANGAN TIDUR MEMAKAI BH. Para ilmuwan di Amerika mensinyalir bahwa pemakain BH diatas 12 jam, dapat mengakibatkan Kanker Payudara.
3. JANGAN TIDUR MEMBAWA TELP ANDA KE RANJANG. Gelombang Medan magnet yang ditimbulkan oleh alat electronik ini, dapat merusak system syaraf kita.
4. JANGAN TIDUR MASIH MENGENAKAN MAKE-UP. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada kulit kita, karena kulit tidak dapat bernafas.
5. JANGAN TIDUR DGN ISTRI/SUAMI ORANG. Jangan2 anda tidak bakalan bangun lagi (karena dibunuh suami/istrinya)
6. JANGAN COBA-COBA JADI POLISI TIDUR, APALAGI DI JALAN TOL. Pikir aja sendiri, kenapa jangan, hah..hah..

Minggu, 22 April 2012

Orang yang paling lemah

Ya Allah hamba sadar kalau hamba adalah orng yang paling lemah, karna semua kekuatan itu berasal dari maha yang paling kuat yaitu Engkau ya Allah...

Do'a hamba jadikanlah hamba selalu orang-orang yang kuat dan selalu berada di jalanmu ya Allah..

"laa khaula wala kuata illabillahil'aliyyiladzim..."

Orang Yang Sabar Di Sayang Allah

"Orang yang sabar di sayang Tuhan", kalimat itu sering kita dengar apabila ada seseorang yang menasehati orang lain, apakah itu anaknya, adiknya, saudaranya, temannya, dan sebagainya. Kesabaran adalah suatu hal yang sangat tinggi nilainya, sampai-sampai Allah sangat menyayangi hamba-Nya yang penyabar dan selalu bersama dengannya.
Apakah sabar itu sebenarnya?

Sabar diartikan sebagai menahan segala penderitaan dan tidak mengeluh. Sabar selalu berkaitan dengan penderitaan, kesulitan hidup, sakit, dan hal-hal yang membuat kita kesal, kecewa, dan putus asa.
Dalam kehidupan sehari-hari kita temukan hal-hal yang mengharuskan kita untuk bersabar dalam melakukannya agar tercapai segala keinginan kita. Misal: Sabar menunggu angkot datang, sabar mengantri di tempat antri untuk membayar / membeli sesuatu maupun mendapatkan sesuatu, sabar menghadapi seseorang yang membuat kita jengkel, sabar dalam mengerjakan sesuatu yang membutuhkan ketelitian, dan sebagainya.

Ketika menghadapi kesulitan, kita membutuhkan seseorang untuk membantu kita agar terlepas dari kesulitan itu. Keterbatasan manusia membuat dia tidak selamanya dapat membantu orang lain. Misal, keterbatasan waktu, tempat, situasi, dan kondisi. Hanya Allah yang mampu membantu kita dalam berbagai kesulitan apapun yang kita alami. Baik sesuatu yang mungkin maupun yang tidak mungkin.
Hai orang-orang yang beriman, minta tolonglah dengan (cara) kesabaran dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. (QS. 2 ayat 153)

Untuk mendapatkan pertolongan Allah, kita diperintahkan untuk sabar dan tetap melakukan shalat. Bersabar dan mengerjakan shalat bukan hanya ketika kita dalam kesulitan saja, tetapi hal itu sudah dilakukan sebelum kita meminta pertolongan kepada Allah.
Sesungguhnya manusia itu diciptakan berkeluh kesah. Apabila dia disentuh kesusahan dia memohon bantuan. Dan apabila dia disentuh kebaikan dia kikir (enggan berbuat kebaikan), kecuali orang-orang yang shalat. Orang-orang yang tetap melakukan shalat mereka. (QS. 79 ayat 19-23)
Shalat yang kita lakukan bukan karena kita hendak meminta pertolongan kepada Allah (seperti tahajud), melainkan setiap waktu dalam rangka mendekatkan diri kita kepada Allah. Apabila shalat itu kita lakukan karena sesuatu hal, maka itu tidak akan kita lakukan lagi apabila sesuatu hal itu telah kita dapatkan atau tidak kita dapatkan. Shalat itu terasa sangat berat kecuali kalau kita khusyu. Khusyu itu artinya butuh. Jadikan shalat itu suatu kebutuhan, bukan kewajiban atau kebiasaan. Apabila shalat itu adalah suatu kebutuhan, maka kita tidak akan berat untuk melakukannya dan kita akan sabar dalam menjalankannya.
Hai orang-orang yang beriman, minta tolonglah dengan (cara) kesabaran dan shalat. Sesungguhnya itu sangat berat kecuali atas orang-orang yang khusyu (QS. 2 ayat 45)

Untuk hal-hal yang berhubungan dengan dunia, apalagi yang berhubungan dengan kepentingan dan keuntungan kita, sepertinya sabar tidak perlu diajarkan. Namun sabar menghadapi sesuatu yang merugikan kita meskipun itu merupakan kebaikan yang berhubungan akhirat, terkadang kita tidak sanggup melakukannya. Hal itu dapat kita temukan pada orang-orang yang menghitung sabar mereka. Sekali, sabar. Kedua kali, sabar. Ketiga kali.... habis kesabarannya. Benarkah kesabaran itu dibatasi? Coba simak ayat di bawah ini:

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. (QS. 3 ayat 200)

1. Ishbiru (Sabarlah kamu)
2. Shaabiruu (kuatkanlah kesabaran)
3. Raabithuu (ikatlah hatimu/teguhkan hati)
4. Taqwa (pelihara dirimu dan berbuat baik)

Tidak ada batas buat kesabaran. Kita diperintahkan untuk selalu kuat hati dalam menjalani kesabaran itu dengan cara terus memelihara diri dari dosa dan selalu berbuat baik. Bagaimana orang yang sabar itu?

SEPERTI POHON KAKTUS

Kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air. Kaktus biasa ditemukan di daerah-daerah yang kering (gurun). Kata jamak untuk kaktus adalah kakti. Kaktus memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah. Air yang diserap kaktus disimpan dalam ruang di batangnya. Kaktus juga memiliki daun yang berubah bentuk menjadi duri sehingga dapat mengurangi penguapan air lewat daun. Oleh sebab itu, kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air. (Sumber Wikipedia)
Apa hubungannya kesabaran dengan pohon kaktus?
Kaktus dalam bahasa Arabnya adalah shubbaar terdiri dari shad, baa, dan raa sama dengan kata sabar (shad, baa, dan raa).
Allah memerintahkan kita untuk memikirkan kejadian langit, bumi beserta isinya, termasuk juga diri kita sendiri (QS. 30 ayat 8). Semua yang di alam ini tidak ada yang sia-sia (QS. 3 ayat 190-191). Seperti ada kata pepatah “natura artis magistra” yang artinya alam adalah guru yang paling baik, maka alam itu bisa dijadikan sebagai guru buat kita semua dalam menghadapi kehidupan. Di antaranya kesabaran yang harus kita jalan seperti pohon kaktus.

Tetap bertahan hidup di tempat panas dan kering
Hikmahnya adalah:
Sabar itu adalah tidak mengeluh meskipun kita dalam keadaan sesulit apapun. Karena sabar sendiri diartikan menahan segala penderitaan.

Akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah
Hikmahnya adalah:
Sabar itu tetap beristiqamah (berlaku lurus) di atas dasar Al Qur’an dan tetap berusaha memperbaiki kehidupan secara moril maupun materil

Air yang diserap kaktus disimpan di dalam batangnya.
Hikmahnya adalah:
Sabar adalah rajin menyimpan (hidup tidak boros), baik untuk tabungan di dunia maupun akhirat (infak, sedekah, zakat, dan lain-lain)

Duri yang mengelilinginya dijadikan untuk mengurangi penguapan air
Hikmahnya adalah:
Sabar adalah menjadikan semua yang memusuhi dan membencinya sebagai nasehat buat dirinya untuk memperbaiki diri, selalu berbuat baik
Kesabaran adalah syarat kedua untuk masuk ke dalam surga setelah berjihad (sungguh-sungguh) di dalam melaksanakan perintah Allah.

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. (QS. 3 ayat 142)

Dan untuk mengetahui / membuktikan siapa orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam melaksanakan perintah Allah serta ciri-ciri mereka, Allah akan menguji kehidupannya.

Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu (QS. 47 ayat 31)
Orang-orang yang sabar akan mendapatkan beberapa ujian dari Allah diantaranya: Ketakutan, Kelaparan, Kekurangan harta (Kemiskinan, kehilangan, rugi, dan lain-lain), kekurangan jiwa (sakit, pusing menghadapi masalah), kekurangan buah-buahan (Bukan cuma buah-buahan dengan makna lugas (sebenarnya), tetapi juga dengan makna kiasan seperti: buah hati (anaknya tidak bisa diatur), buah tangan (pekerjaannya tidak dihargai), buah bibir (nasehat/ucapannya tidak dihargai), dan lain-lain), dan mereka akan menyikapinya dengan hati gembira.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" (QS. 2 ayat 155-156)

Sabar dalam menghadapi ujian dari Allah melalui sahabat-sahabatnya atau orang-orang yang terdekat dengannya; tidak bertengkar dan saling bermusuhan

Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar?; dan adalah Tuhanmu maha Melihat. (QS. 25 ayat 20)

Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. 8 ayat 46)


Beberapa sikap orang yang sabar dalam menghadapi ujian yang ada di tengah-tengah orang lain dan menerima perlakuan buruk (digunjingkan, dicela, direndahkan, sifat kikir orang lain, dan lain-lain) terhadap mereka.

1. Tidak membalas kejahatan
Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. (QS. 16 ayat 126)

2. Membalas kejahatan dengan kebaikan

Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar. (QS. 41 ayat 34-35)

3. Tidak bersedih hati terhadap orang yang jahat dengan kita dan tidak bersempit dada menghadapi tipu daya mereka

Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. (QS. 16 ayat 127)

3. Tidak gelisah terhadap orang yang membenci kita

Dan bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan kamu. (QS. 30 ayat 60)

4. Tabah menghadapi segala ujian

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). (QS. 31 ayat 17)
5. Tidak lemah karena bencana, tidak lesu, dan mudah menyerah

Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. (QS. 3 ayat 146)

Allah memberikan jaminan buat orang-orang yang sabar di antaranya adalah:

1. Surga

Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera, (QS. 76 ayat 12)

2. Keselamatan

(sambil mengucapkan): "Selamatlah atas kamu karena kesabaranmu". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. (QS. 13 ayat 24)

3. Dihancurkan musuhnya dan diberikan kebaikan

Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya. Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir'aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka (QS. 7 ayat 137)

4. Diberikan balasan dua kali

Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka, mereka nafkahkan. (QS. 28 ayat 54)

5. Allah akan selalu menjaganya
Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri (QS. 52 ayat 48)

(catatan: lihat 28 ayat 54 dan 52 ayat 48, ayat dan suratnya hanya dibalik letaknya)

Semoga Allah senantiasa menjadikan kita semua orang yang sabar dalam melaksanakan segala perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya serta menghadapai segala ujian-ujian yang diberikan oleh-Nya. 


Kamis, 29 Maret 2012

Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik untuk kita!

Saat kenyataan tidak sesuai dengan
impian, percayalah bahwa inilah yang
terbaik untuk kita. Kita tidak pernah
tahu skenario yang telah ditetapkan-Nya.

Karena, segala sesuatu yang menurut
logika kita baik, bisa jadi justru
sebaliknya di mata Tuhan!

Berpikirlah selalu positif atas apapun
yang terjadi pada diri anda. Jangan
biarkan satu kegagalan membuat Hendra
kecewa, apalagi sampai frustasi dan
berlarut-larut.

Anda tahu apa yang saya lakukan jika
ada satu mimpi atau keinginan saya
tidak kesampaian? Saya biasa mengatakan:


"Sudahlah Hendra, kamu tdk perlu kecewa,
don't ask me why, it is GOOD for you!
Sekarang kamu dengarkan baik-baik, Tuhan
akan menggantinya dengan YANG LEBIH BAIK!
Tuhan tau kamu orang yg baik & bijaksana.
Hidupmu penuh dengan kelimpahan, dan kamu
memang dilahirkan utk slalu jadi pemenang!"

Saya biasa mengatakannya di depan cermin
dengan penuh keyakinan, tentunya saat
saya sendirian! hehe... It works for me! :-)

 Andajuga boleh coba nanti ;-)

Apa yang saya lakukan di atas itu
adalah 'afirmasi'.

Afirmasi adalah kata-kata positif yang
diucapkan berulang-ulang & diyakini untuk
membentuk citra postif untuk mengurangi
sikap-sikap negatif dalam diri kita.

Kata-kata afirmasi ini bisa kita buat/
rancang sendiri, dan lalu bisa diucapkan
secara verbal atau dalam hati. Menurut ahli
Hynotherapy, afirmasi itu akan 'terekam'
oleh alam bawah sadar kita.

Dan jika terus-menerus diucapkan & dengan
penuh keyakinan, maka kita SEDANG atau
AKAN menjadi seperti itu adanya, yang
kita ucapkan! Dengan kata lain, afirmasi
itu sama seperti DO'A.

Good luck brother...!!! :)

Selasa, 20 Maret 2012

Waktu


Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan. Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak (Ibnul Qayyim). ~dr. Dito Anurogo~
|
Semoga kita tidak termasuk manusia yang menyia-nyiakan waktunya dan dianggap waktu hidupnya sebagai waktu hidup binatang ternak.

*Edisi mengingatkan diri sendiri setelah melihat ulang komentar-komentar saya di dunia maya. Banyak kata-kata dan deretan huruf-huruf tanpa arti yang berisi keluhan dan canda tak bermanfaat. Betapa banyaknya waktu yang terbuang untuk kegiatan tidak jelas dan bukan sesuatu yang berguna dalam ketaatan dan beribadah kepada-Nya.

Senin, 19 Maret 2012

Wanita Terbaik

Al Khawarizmi, ahli Matematika Islam ditanya tentang wanita terbaik.
Beliau menjawab:

- Jika wanita solehah & beragama = 1
- Jika dia cantik, tambah 0 kepada 1 = 10
- Jika dia kaya, tambah lagi 0 = 100
- Dan jika dia dari keluarga baik-baik, tambah lagi 0 = 1000
Tetapi jika yang "1" tiada, maka tidak ada yang tersisa padanya kecuali sekelompok "0"

... Agamalah yang lebih utama dari kecantikan maupun kekayaan manapun yang insya Allah berkah.
~Rumah Muslimah Humeyra~
|
Untuk kaum wanita yang cantik atau kurang cantik, yang kaya atau kurang kaya, dari keluarga baik-baik atau kurang baik, marilah mempelajari agama dan menerapkannya dalam kehidupan kita untuk mempertebal kesolehan. Perjalanan jauh, terjal, dan melelahkan tapi harus dilakukan untuk menjadi manusia yang lebih baik dari waktu ke waktu…



Bagaimana anda sebagai seorang wanita...???

tawadhu'

Tawadhu itu.... seperti pohon kelapa. Meski kokoh, berbuah lebat dan memiliki banyak peran. Tapi buahnya tidak dibiarkan menantang langit malah justeru merunduk ke bawah.

Semakin shalih seseorang, semakin tawadhu. Tidak menganggap dirinya lebih alim, lebih zuhud, lebih shalih, lebih.... dan lebih.... dibandingkan orang lain. Ia tidak akan merendahkan orang lain, menjaga lisannya dari mencaci dan mencela meskipun kepada pelaku kesalahan. Tidak meremehkan meskipun dalam hal gurauan. Tidak merasa imannya lebih tinggi dari orang lain.

Ada yang berani angkat tangan kalau sudah shalih?
*Aku belum